KABUPATEN BANDUNG – Sebanyak tiga kecamatan di kawasan Bandung Selatan tergenang banjir, Selasa (26/5/2026). Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, dan Dayeuhkolot terendam air yang mengakibatkan rumah-rumah warga serta akses jalan penghubung kota dan kabupaten Bandung terganggu.

Rekayasa lalu lintas telah dilakukan sejak subuh oleh petugas kepolisian di ruas jalan yang terdampak. Hal tersebut disampaikan oleh Bripda Gofar, petugas Polsek Bojongsoang, di ruas jalan Cikarees terusan Bojongsoang.

“Kami sejak subuh tadi mengatur lalu lintas di sini. Banyak motor atau roda dua yang mogok, tetapi ada juga yang selamat menerabas genangan banjir,” ujarnya.

Ketinggian air di ruas jalan Cikarees disebut mencapai 20 hingga 30 sentimeter. Sementara itu, di permukiman pinggir jalan, rendaman air disebut melebihi lutut orang dewasa.

“Yang penting lalu lintas dulu kami atur agar lancar. Banjir ini datang sejak malam, pukul 22.00,” terang Gofar.

Harapan agar pompanisasi segera dilakukan oleh pemerintah disampaikan olehnya. Langkah tersebut dinilai perlu agar air tidak terlalu tinggi sehingga lalu lintas dapat lebih lancar.

Kondisi serupa dilaporkan terjadi di ruas utama Dayeuhkolot. Ketinggian air di lokasi tersebut mencapai 50 sentimeter.

Sepeda motor dilaporkan tidak dapat melintas sama sekali. Kendaraan roda empat pun terpantau melaju dengan sangat hati-hati.

Sebagian warga yang mengetahui jalan alternatif melalui gang sempit memilih menggunakan akses tersebut, meskipun tampak sangat berhati-hati.