Cirebon – Kabar menggembirakan datang dari Lovanya Evelyn Kautsar (10), korban selamat satu-satunya dalam tragedi kecelakaan maut truk tronton di tanjakan Ciperna, Kabupaten Cirebon.
Setelah menjalani masa perawatan dan pemulihan, kondisi Lovanya kini terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Perlahan namun pasti, siswi SD Guntur tersebut mulai kembali menata langkahnya.
Tidak hanya kondisi fisiknya yang semakin membaik, semangatnya untuk kembali menjalani aktivitas sebagai pelajar juga mulai tumbuh. Bahkan, Lovanya dikabarkan sudah tidak sabar ingin kembali bertemu guru dan teman-teman di sekolah.
Kepala SD Guntur, Aninditto, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihak sekolah terus memberikan perhatian dan memantau perkembangan Lovanya sejak peristiwa nahas tersebut terjadi. Menurutnya, secara psikologis Lovanya telah menunjukkan kemajuan yang sangat baik.
“Insya Allah tetap sekolah di SD Guntur. Bahkan tadi maunya ingin cepat masuk sekolah. Namun karena kondisinya masih dalam tahap pemulihan, kami meminta agar kesehatannya benar-benar pulih terlebih dahulu. Kalau hanya ingin datang ke sekolah untuk bermain dan bertemu teman-temannya, tentu kami perbolehkan,” ujar Aninditto.
Pihak sekolah memastikan akan memberikan dukungan penuh agar proses kembalinya Lovanya ke bangku sekolah berlangsung secara nyaman dan bertahap. Lingkungan sekolah juga diharapkan menjadi ruang yang aman dan penuh semangat untuk membantu memulihkan kondisi psikologisnya.
Kisah Lovanya menjadi simbol ketegaran di balik duka mendalam yang ditinggalkan tragedi kecelakaan di tanjakan Ciperna. Di tengah kehilangan yang begitu besar, semangatnya untuk kembali belajar menjadi secercah harapan sekaligus inspirasi bahwa kehidupan harus terus dilanjutkan dengan penuh keberanian.
Kini, doa dan dukungan dari keluarga, masyarakat, serta dunia pendidikan terus mengiringi langkah Lovanya. Harapannya, ia dapat segera pulih sepenuhnya dan kembali mengukir prestasi bersama teman-temannya di sekolah.