BANDUNG – Sebanyak 2.026 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Stadion ini menjadi salah satu venue bersama Gelora Bung Karno Jakarta, dengan kompetisi berlangsung 26 September hingga 5 Oktober 2026.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Garuda Bakti 2026 di kawasan Stadion Si Jalak Harupat. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Hendra Rochmawan, menyatakan personel berasal dari Polda Jabar, Polrestabes Bandung, Polresta Bandung, Polres Cimahi, dan instansi terkait.
“Jumlah personel yang kita libatkan kurang lebih 2.026 personel,” ujar Hendra, Senin (21/9).
Pengamanan Dibagi Empat Ring
Pengamanan di kawasan stadion dibagi menjadi empat zona atau ring. Ring 1 berada di area utama stadion dan dilaksanakan pengamanan swakarsa.
“Untuk ring 1 dilaksanakan oleh pengamanan swakarsa yang nantinya apabila ada kejadian tertentu dapat meminta bantuan kepada kepolisian,” katanya.
Ring berikutnya mencakup bagian dalam hingga area luar stadion. Penempatan personel dibagi berdasarkan kebutuhan dan karakteristik masing-masing zona.
Pengawalan VIP dan Pemeriksaan Penonton
Kepolisian juga menyiapkan pengawalan bagi rombongan VIP dan VVIP. Pengaturan lalu lintas dilakukan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan. Penonton akan menjalani pemeriksaan sesuai standar keamanan yang ditetapkan.
“Untuk penonton, tentu akan kita lakukan pemeriksaan dengan standar yang berlaku,” ujarnya.
Hendra menyebut pertandingan di stadion berkapasitas 27.122 kursi ini terbuka untuk umum.
“Kegiatan ini terbuka untuk umum. Kapasitas stadion ini mencapai 27.122 kursi, sehingga cukup memungkinkan bagi seluruh masyarakat Jawa Barat maupun DKI Jakarta untuk menyaksikan pertandingan,” katanya.