BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membantah kabar yang menyebut dirinya ikut meresmikan pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI) milik BDx di Jatiluhur, Purwakarta. Dedi menyatakan kedatangannya ke proyek tersebut untuk memastikan syarat administrasi sudah terpenuhi, bukan atas dasar undangan pengusaha.
“Saya selalu memastikan aspek administratifnya harus terpenuhi dan harus lancar karena ini investasi,” kata Dedi di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jumat (2/10).
AMDAL dan PBG Belum Dikantongi
Dedi mengecek dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) hingga Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kedua dokumen tersebut belum dikantongi sehingga ia meminta urusan perizinan dipercepat.
“Tidak ada pembangunan, tidak ada peresmian, dari situ saya pulang lagi,” ujarnya.
Hal serupa terjadi saat Dedi mendatangi proyek BYD di Subang. Ia hanya mengecek dokumen administrasi tanpa mengikuti kegiatan peresmian.
“Jadi tidak ada peresmian. Coba dicek di kantor gubernur ada enggak surat permohonan peresmian dari perusahaan? Enggak ada. Itu murni inisiatif saya datang memastikan ada investasi dan harus lancar,” katanya.
Pembangunan Dihentikan Sementara
Dedi menyebut proses pembangunan proyek BDx dihentikan sementara hingga dokumen AMDAL dan PBG selesai diurus. Ia juga meminta operasional proyek tidak mengganggu suplai air petani di sekitar Jatiluhur.
“Kalau secara objektif AMDAL-nya lulus, saya tidak ada masalah dilaksanakan. Kalau kata AMDAL-nya tidak boleh, ya saya tidak ada masalah juga dihentikan. Tapi satu catatan, warga Purwakarta yang berkorban untuk kepentingan Jatiluhur harus mendapat akses air,” pungkasnya.
Nilai Investasi dan Target Operasional
Proyek BDx memiliki nilai investasi sekitar Rp3,5 triliun. AI Campus 2 (CGK4) dibangun di atas lahan sekitar 8 ribu meter persegi sebagai bagian dari kawasan pengembangan seluas 11 hektare. Kawasan tersebut direncanakan terdiri atas enam gedung dengan kapasitas pengembangan hingga 640 MW. Gedung pertama akan menyediakan kapasitas IT sebesar 120 MW secara bertahap, dengan target mulai beroperasi awal 2027.