BANDUNG, – Ketua terpilih LPM Kelurahan Pelindung Hewan, Dani Ramdani S.Pd., resmi dilantik. Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, ia berkeliling ke 10 RW untuk memetakan persoalan warga, Rabu (29/4).
Pelantikan berlangsung hari ini. Dani menegaskan, LPM lima tahun ke depan tidak boleh menjadi lahan bisnis. Ia ingin LPM menjadi ruang optimisme untuk menciptakan masyarakat yang lebih berdaya, sejahtera, dan mandiri.
“Alhamdulillah hari ini telah dilaksanakan pelantikan. Kami berharap LPM bisa memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat,” ujar Dani.

Ia mengakui, anggaran LPM saat ini dibatasi dan tidak ada jaminan turunan dana dari pemerintah. Namun demikian, Dani optimistis LPM tetap bisa berdaya.
“Kita yakin optimis bisa lebih berdaya sekalipun tanpa anggaran keturunan dari pemerintah,” katanya.
Untuk memastikan program tepat sasaran, Dani akan melakukan “belanja masalah” terlebih dahulu. Sebab secara umum, ia belum bisa memastikan persoalan riil di tiap kelurahan karena masih “ngambang”.
“Program harus tumbuh dari masalah yang ada di sekitar, bukan program ambisi. Program ambisi adalah program yang kita inginkan namun tidak sesuai kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Ia menyebut setidaknya ada tiga prioritas utama, yaitu ekonomi, kesehatan, dan pendidikan. Selain itu, isu lingkungan dan SDM juga akan menjadi perhatian.
Dani menjelaskan, anggaran yang tersedia adalah anggaran prakarya—bukan milik LPM, melainkan milik bersama LKK (Lembaga Ketahanan Kelurahan). Karena itu, konsentrasi program akan lebih banyak di tingkat RW, sementara LPM berperan sebagai controller yang mengawasi keberlangsungan anggaran prakarsa tersebut.
Ke depan, LPM akan konsolidasi dengan RW, kecamatan, dan DPRD Kota Bandung.
“Kalau ada persoalan di lapangan, harus bisa naik ke atas. Kami sebagai mitra pemerintahan harus membantu pemberdayaan dan pembangunan di masyarakat, baik di kelurahan maupun kecamatan,” pungkas Dani.
