CIMENYAN – Sejumlah kejanggalan mewarnai peresmian Dapur SPPG Pradipta 1 di Cibeunying, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung, Senin (4/5).
Dapur tersebut diduga belum memiliki Izin Pembangunan Gedung (PBG). Selain itu, tata ruang di lokasi peresmian dinilai tidak sesuai protokol. Foto Wakil Presiden terpajang di sisi kanan, padahal posisi tersebut seharusnya ditempati foto Presiden di bawah lambang Garuda Pancasila.

Peresmian dihadiri Kasi Pemberdayaan Oneng Ruskasih yang mewakili Camat Cimenyan, Lurah Cibeunying H Ojat Kurnia, Kapolsek Cimenyan yang diwakili Kanit Bhabinkamtibmas AKP Taryo beserta Bhabinkamtibmas Aipda Yosep, serta Danramil 2413/Cilengkrang yang diwakili Babinsa Sertu Muyana.
Data Penerima Manfaat Tidak Diketahui Kelurahan
Setelah memberikan sambutan, Oneng Ruskasih menanyakan data penerima manfaat. Ketua Dapur SPPG, Rino, mengungkapkan saat ini ada sekitar 800 orang penerima manfaat. Data dikumpulkan melalui kader PKK.
Namun, ketika ditanya apakah pihak Kelurahan mengetahui proses pengambilan data tersebut, Lurah Ojat menjawab singkat, “Tidak.”
Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait sinkronisasi data antara pengelola dan pemerintah setempat.
Limbah Belum Jelas, Pengelola Baru Akan Koordinasi
AKP Taryo kemudian menanyakan sistem pembuangan limbah dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) karyawan SPPG.
Pengelola mengaku sistemnya akan disedot dan akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (LH).
Wartawan Dilarang Masuk oleh Bhabinkamtibmas
Ketika awak media berusaha masuk untuk melihat kondisi dapur, Aipda Yosep melarang. Sempat terjadi adu mulut.
Yosep mengambil sepatu di samping awak media sambil bertanya, “Kamu orang mana?”
“Bandung,” jawab wartawan.
“Pantasan kalau orang sini tau sama saya,” ucap Yosep.
Yosep kemudian diajak mampir ke rumah yang lokasinya dekat. Tawaran itu ditolak.
“Tadi kan situ yang menanyakan rumah saya. Makanya saya ajak ke rumah,” ujar Yosep.
Awak media ditarik rekannya dan Yosep mengikuti. Wartawan mempertanyakan alasan pelarangan masuk dapur.
“Kita sudah bermitra dengan TNI/POLRI dan instansi terkait. Abang Yosep orang mana?” tanya wartawan.
“Cicalengka,” jawab Yosep.
“Itu jauh,” kata wartawan.
“Saya tugas,” ucap Yosep.
“Lah kami juga sama, tugas menjalankan tugas,” balas wartawan.
Sekcam Akui Se Kabupaten Belum Berizin
Setelah insiden tersebut, awak media mendatangi Kantor Kecamatan Cimenyan untuk menanyakan status perizinan PBG.
Sekretaris Camat Cimenyan, Muhamad Rizal, S.Hut, MM, mengakui bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan penyuluhan terkait perizinan.
Rizal mengonfirmasi bahwa di wilayah Kecamatan Cimenyan terdapat 10 dapur yang belum memiliki izin. Bahkan, hampir seluruh Dapur SPPG se Kabupaten Bandung juga belum mengantongi izin.
