BANDUNG – Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kota Bandung II Kawaluyaan (Samsat Kawaluyaan) di bawah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan edukasi pembayaran pajak kendaraan bermotor secara serentak di tiga titik di Kota Bandung. Kegiatan yang digelar selama tiga hari sejak Selasa (10/2/26) ini bertujuan meningkatkan kesadaran dan ketaatan wajib pajak dalam membayar pajak kendaraan.
Menurut Kepala P3D Wilayah Kota Bandung II Kawaluyaan, Ade Sukalsah, S.STP, MAP, operasi edukasi ini melibatkan mitra kepolisian yang menghentikan kendaraan untuk memeriksa kelengkapan dokumen. “Apabila ditemukan wajib pajak yang menunggak atau lupa membayar, kami ingatkan untuk segera melunasi. Kami juga menyediakan sarana pembayaran seperti mobil samling dan kios layanan,” ujarnya saat ditemui pada hari kedua kegiatan, Rabu (11/2/26).

Tiga lokasi yang menjadi sasaran operasi adalah:
- Bandung Tengah: Pertigaan Pusdai Dinkes
- Bandung Barat: Taman Flamboyan Sukajadi (Pajajaran)
- Bandung Timur: Jalan AH Nasution
Ade menekankan bahwa kegiatan ini bersifat edukatif dan persuasif. “Ini sifatnya hanya mengingatkan. Bagi masyarakat yang belum bisa bayar saat itu juga, tidak masalah. Yang penting ada kesadaran untuk menunaikan kewajiban,” katanya.
Ia juga mengapresiasi tingginya literasi dan ketaatan pajak masyarakat Kota Bandung. Berdasarkan capaian bulan Januari, realisasi penerimaan pajak kendaraan di wilayah Bandung Tengah bahkan mencapai 1.003% dari target bulanan. “Ketaatan pajak di kota-kota besar seperti Bandung, Bogor, dan Depok tergolong baik. Namun, edukasi seperti ini tetap penting untuk mempertahankan dan meningkatkan kepatuhan,” tambah Ade.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya membayar pajak tepat waktu, sekaligus mendukung realisasi pendapatan daerah di Jawa Barat. Operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan kepatuhan pajak.