BANDUNG – Sebuah rumah di kawasan padat penduduk Jalan Pasir Salam Asri, Kelurahan Pasirluyu, Kecamatan Regol, Kota Bandung, ludes dilalap api dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi pada Kamis pagi, (14/5). Informasi pertama mengenai insiden tersebut diterima oleh pihak berwenang pada pukul 08.06 WIB, setelah warga sekitar berlarian panik menyaksikan kepulan asap hitam membubung tinggi.
Kebakaran bermula ketika Bapak Sandi, pemilik rumah sekaligus saksi pertama kejadian, mendadak melihat kobaran api mulai menjalar dari bagian belakang bangunan. Dalam kepanikan yang luar biasa, ia langsung melesat berlari keluar rumah sambil berteriak histeris meminta pertolongan warga sekitar untuk segera datang membantu sebelum api melumat seluruh isi rumah.

Teriakan minta tolong yang memecah kesunyian pagi itu sontak membangunkan dan menarik perhatian puluhan warga di lingkungan sekitar. Tanpa berpikir panjang, sejumlah warga bergegas menghampiri lokasi sumber api. Mereka berusaha memadamkan si jago merah secara mandiri dengan peralatan ala kadarnya. Beberapa warga paling berani bahkan nekat mendobrak pintu rumah yang mulai terhalang kepulan asap tebal demi bisa menjangkau titik api lebih cepat.
Namun demikian, seluruh upaya heroik warga tersebut dinyatakan gagal membuahkan hasil. Api justru kian membesar dengan cepat dalam hitungan menit, diduga akibat hembusan angin pagi serta material bangunan yang mudah terbakar. Kobaran merah itu dengan cepat meluas ke hampir seluruh bagian rumah, membuat kondisi di lapangan semakin sulit dan berbahaya untuk dikendalikan oleh warga yang sama sekali tidak dilengkapi peralatan pemadam profesional.
Menyadari situasi yang kian genting dan tidak bisa lagi dijangkau dengan cara konvensional, sejumlah warga segera mengambil inisiatif menghubungi layanan darurat pemadam kebakaran. Mereka menelepon nomor 022-113 milik Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bandung, kemudian meminta tim pemadam untuk segera dikerahkan ke lokasi sebelum api menjalar ke rumah-rumah warga lain yang berjarak sangat dekat.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih bersiaga melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian. Sementara itu, penyebab pasti munculnya kobaran api belum dapat dipastikan secara resmi. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara untuk mengungkap sumber api, termasuk dugaan sementara akibat korsleting listrik atau kelalaian rumah tangga.
Belum ada laporan resmi mengenai besaran kerugian materi yang ditimbulkan dari insiden kebakaran pagi itu. Demikian pula dengan informasi mengenai korban luka maupun korban jiwa, hingga saat ini masih dalam tahap pendataan oleh kepolisian sektor Regol bersama petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait lainnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat keras bagi warga Kota Bandung, khususnya yang tinggal di kawasan padat penduduk dengan akses jalan sempit, untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran. Pemeriksaan rutin instalasi listrik, tidak meninggalkan kompor menyala tanpa pengawasan, serta ketersediaan alat pemadam api ringan sederhana menjadi langkah-langkah kecil namun sangat krusial untuk mencegah tragedi serupa terulang kembali di kemudian hari.
