BANDUNG BARAT – Rencana penambahan daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu Legislatif 2029 disambut positif oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bandung Barat.

Sikap tersebut disampaikan oleh Sekretaris DPD PAN KBB, Asep Muslim, usai menerima kunjungan roadshow dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kesbangpol di Sekretariat DPD PAN KBB, Jalan Raya Padalarang, Selasa (19/5).

Sosialisasi terkait skenario dapil dinilai sebagai langkah penting bagi partai politik untuk menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 maupun 2031. Hal itu disampaikan oleh Asep seraya menyesuaikan dengan regulasi yang berlaku.

“KPU menyampaikan skenario dapil dengan memperhatikan tujuh kriteria, termasuk prinsip satu suara memiliki nilai yang sama. Dengan roadshow ini, PAN bisa melakukan analisa strategi mana yang cocok untuk menghadapi pemilu mendatang,” ujar Asep.

Selain membahas skema dapil, pentingnya pemutakhiran data pemilih secara berkala juga disampaikan oleh KPU. Langkah tersebut bertujuan agar data pemilih di Kabupaten Bandung Barat tetap akurat dan terbaru.

Di sisi lain, target penambahan kursi legislatif pada Pemilu 2029 dicanangkan oleh PAN KBB. Saat ini, PAN memiliki lima kursi di DPRD Kabupaten Bandung Barat. Partai tersebut juga berhasil mengantarkan kadernya, Jeje Ritchie Ismail, menjadi Bupati Bandung Barat periode 2025-2030.

Berdasarkan capaian tersebut, optimisme untuk meningkatkan perolehan kursi pada pemilu mendatang dinyatakan oleh Asep.

“Paling tidak kita harus optimis bertambah. Itu juga menjadi komando dari DPP dan DPW bahwa KBB yang memiliki kader di eksekutif harus mampu menambah kursi legislatif,” katanya.

Target jumlah kursi secara rinci memang belum disebutkan olehnya. Namun, potensi kepengurusan baru serta kekuatan kader partai di seluruh wilayah Bandung Barat akan dimaksimalkan.

“Kita upayakan dengan kepengurusan baru dan potensi yang ada bisa dimaksimalkan. Mudah-mudahan PAN ke depan sesuai target,” tambahnya.

Langkah roadshow KPU diapresiasi oleh Asep. Kegiatan tersebut dinilai membantu partai politik memahami skenario perubahan dapil sekaligus perkembangan data pemilih di Kabupaten Bandung Barat. Pembaruan data pemilih secara rutin disebut akan memudahkan partai dalam menyusun strategi politik yang lebih tepat.

Sementara itu, tujuan roadshow dijelaskan oleh Ketua KPU KBB, Ripqi Aad Sulaeman, yaitu dalam rangka persiapan pemutakhiran data partai politik.

“Kami melakukan update data terkait kepengurusan, domisili sekretariat, keterwakilan 30 persen perempuan, hingga persiapan tahapan pendaftaran partai politik,” jelas Ripqi.

Rencana skema dapil DPRD apabila terjadi perubahan pada pemilu mendatang juga mulai disosialisasikan oleh KPU.

“Kalau pemilu selanjutnya ada perubahan dapil DPRD, kami sudah menyiapkan gambaran skemanya,” ujarnya.

Dari total lebih dari 23 partai politik di Kabupaten Bandung Barat, hampir setengahnya telah dikunjungi oleh KPU bersama Kesbangpol dalam agenda roadshow tersebut.

Adanya tambahan partai politik baru yang menyatakan kesiapan untuk ikut dalam Pemilu 2029 juga diungkapkan oleh Ripqi.

“Ada satu tambahan partai politik di Bandung Barat di luar peserta Pemilu 2024 yang sudah bersilaturahmi dan menyatakan siap mendaftar untuk Pemilu 2029, yakni Partai Berkarya,” tandasnya.