BANDUNG – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bandung melakukan penyemprotan di sejumlah ruas jalan yang terpapar abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kegiatan diawali di Jalan Asia Afrika dan Jalan Ir. H. Juanda, Senin (7/9).

Kepala Disdamkartan Kota Bandung, Soni Bakhtiyar, menyampaikan penyemprotan dilaksanakan atas arahan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Wali Kota telah memberikan arahan. Salah satunya memerintahkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan untuk melakukan penyemprotan,” ujarnya.

Tiga Unit Damkar per Ruas, Target Rampung Dua Hari

Pada hari pertama, penyemprotan dijadwalkan mulai pukul 12.00 WIB. Sebanyak tiga unit kendaraan pemadam diterjunkan di setiap ruas jalan. Kegiatan akan dilanjutkan ke tujuh ruas jalan lainnya dan ditargetkan selesai dalam dua hari, dengan waktu pelaksanaan disesuaikan kondisi lalu lintas agar tidak menimbulkan kemacetan.

Kita targetkan dua hari karena harus menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lokasi penyemprotan,” kata Soni.

Pada hari kedua, penyemprotan dimulai lebih awal sekitar pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB, saat arus lalu lintas dinilai lebih lengang.

Sekolah Juga Siap Disemprot

Disdamkartan juga siap menyemprot lingkungan sekolah yang terdampak abu vulkanik apabila ada permintaan.

Jika ada permintaan dari sekolah-sekolah yang merasa lingkungannya terkena paparan debu vulkanik, kami siap melakukannya. Namun sampai saat ini, belum ada permintaan dari pihak sekolah,” tandas Soni.