BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung memperkuat pengawasan terhadap keamanan dan kelayakan pangan, baik di restoran maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses penyimpanan dan pengolahan makanan memenuhi standar sanitasi serta ketentuan yang berlaku.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan sejumlah aspek, mulai dari sanitasi, kondisi tempat penyimpanan, hingga suhu penyimpanan makanan.

“Audit yang kami lakukan, mulai dari sanitasi, tempat penyimpanan, suhu, dan lain-lain, itu persis sama dengan audit yang kami lakukan terhadap SPPG,” ujar Farhan, Jumat (16/10).

Audit SPPG dan Temuan di Lapangan

Pemkot Bandung tengah mengaudit sejumlah SPPG yang mendapat pengaduan masyarakat. Pengawasan mencakup laporan kualitas makanan, kebersihan lingkungan, hingga pengelolaan sampah. Dalam sejumlah pemeriksaan, petugas menemukan persoalan pada tempat penyimpanan makanan yang perlu segera diperbaiki. Pengelola diminta melakukan pembenahan sesuai rekomendasi hasil pengawasan.

Farhan menegaskan kewenangan Pemkot Bandung dalam menindak restoran berbeda dengan SPPG. Restoran yang terbukti melanggar dan berpotensi membahayakan masyarakat dapat ditutup. Sementara penindakan terhadap SPPG berada dalam kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN). Pemkot berperan melakukan pengawasan, menyampaikan rekomendasi, dan melaporkan temuan.

Kasus Dugaan Keracunan dan Evaluasi Restoran

Terkait dugaan keracunan makanan di salah satu restoran, Farhan menyebut jumlah warga terdampak mencapai sekitar 26 orang. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis dan sebagian besar sudah kembali ke rumah.

Pengujian sampel makanan belum dapat dilakukan karena kejadian berlangsung beberapa hari sebelumnya dan sampel sudah tidak tersedia. Meski demikian, pengawasan dan evaluasi tetap dilakukan. Restoran yang sebelumnya menutup operasional secara mandiri dapat kembali beroperasi setelah memenuhi rekomendasi perbaikan.

“Kalau mau buka lagi, maka dia harus menunjukkan kepada kita bahwa rekomendasi perbaikan yang kita usulkan itu sudah dilaksanakan,” tandasnya.