BANDUNG – Layanan psikolog klinis diperluas oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung ke 12 puskesmas. Masyarakat diajak untuk memanfaatkan akses konseling tersebut sejak dini sebelum masalah kesehatan jiwa berkembang menjadi lebih berat.
Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (P2PTKJ) Dinas Kesehatan Kota Bandung, Girindra Warhana, mengatakan bahwa layanan psikolog klinis di puskesmas merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan masyarakat.
“Kami ingin masyarakat memanfaatkan layanan ini sejak dini, bukan menunggu sampai mengalami masalah kesehatan mental yang berat,” ujarnya dalam Talkshow Sonata yang disiarkan bersama PR FM, Selasa (9/6).
Dari total 80 puskesmas di Kota Bandung, sebanyak 12 puskesmas telah dilengkapi dengan layanan psikolog klinis. Keberadaan 12 puskesmas tersebut telah dipetakan untuk mewakili wilayah-wilayah tertentu sehingga dapat dijadikan sebagai pusat rujukan bagi masyarakat di sekitarnya.
Kedua belas puskesmas yang telah menyediakan layanan psikolog klinis adalah Puskesmas Babakan Sari, Garuda, Ibrahim Adjie, Cibuntu, Cipamokolan, Kopo, Puter, Padasuka, Sukarasa, Pasirkaliki, Salam, dan Cipadung.
Layanan di puskesmas tersebut dapat diakses oleh masyarakat Kota Bandung meskipun mereka berdomisili di wilayah lain yang belum memiliki psikolog klinis. Evaluasi dan upaya penambahan jumlah puskesmas dengan layanan serupa akan terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan.
“Jika hasil evaluasi menunjukkan manfaat yang baik dan kebutuhan masyarakat terus meningkat, tentu kami ingin memperluas layanan ini di tahun-tahun mendatang,” katanya.
Keberadaan psikolog klinis di puskesmas dilandasi oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas. Regulasi tersebut mengatur kehadiran tenaga psikolog klinis sebagai bagian dari pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Program ini juga menjadi bagian dari tiga program prioritas Pemerintah Kota Bandung di bidang kesehatan mental, yakni program kesehatan mental di sekolah, program kesehatan mental berbasis kewilayahan, serta penyediaan layanan psikolog klinis di puskesmas.
Sementara itu, Administrator Kesehatan Ahli Muda Dinas Kesehatan Kota Bandung, Endang Pregiwatiningsih, menyatakan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
“Mencari bantuan psikolog bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk menjadi lebih baik,” ujarnya.
Masyarakat diajak untuk menghilangkan stigma terhadap layanan kesehatan jiwa dan mulai terbuka terhadap pentingnya konseling maupun dukungan psikologis. Layanan kesehatan jiwa disebut telah tersedia di seluruh puskesmas di Kota Bandung, sementara layanan psikolog klinis baru tersedia di 12 puskesmas.
Peningkatan layanan kesehatan mental didorong oleh tren kenaikan kasus gangguan jiwa dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data yang dihimpun dari 80 puskesmas di Kota Bandung, jumlah kasus orang dengan gangguan jiwa berat meningkat dari 4.261 kasus pada 2022 menjadi 5.272 kasus pada 2025.
Selain gangguan jiwa berat, berbagai masalah kesehatan mental lainnya seperti depresi, kecemasan, gangguan tidur, hingga gangguan bipolar juga menunjukkan tren peningkatan dalam periode yang sama.
“Data menunjukkan bahwa masalah kesehatan jiwa terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu, diperlukan penanganan yang lebih komprehensif agar masyarakat bisa mendapatkan bantuan lebih cepat dan lebih mudah,” jelasnya.
Melalui penguatan layanan kesehatan mental di tingkat puskesmas, masyarakat diharapkan semakin mudah mendapatkan akses bantuan psikologis. Masyarakat yang sehat secara fisik maupun mental menjadi target utama dari program ini.
“Sehat fisik dan sehat jiwa adalah satu kesatuan. Harapannya, seluruh warga Kota Bandung dapat hidup lebih sehat, lebih bahagia, dan tidak ragu untuk mencari bantuan ketika membutuhkan dukungan kesehatan mental,” pungkas Endang.
- Ahli Muda Dinas Kesehatan Kota Bandung
- berbagai masalah kesehatan mental
- Cibuntu
- Cipadung
- Cipamokolan
- depresi
- di Kota Bandung
- Diperluas ke 12 Puskesmas
- Endang Pregiwatiningsih
- gangguan tidur
- Garuda
- hingga gangguan bipolar
- Ibrahim Adjie
- kecemasan
- Konseling Sejak Dini
- Kopo
- Layanan Psikolog Klinis
- P2PTKJ
- Padasuka
- Pasirkaliki
- Puskesmas Babakan Sari
- Puter
- Salam
- Sukarasa