Bandung Barat, – Operasi pencarian dan evakuasi korban tanah longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, memasuki hari ketujuh pada Jumat (30/1). Tim SAR Gabungan melanjutkan upaya menemukan korban yang diduga masih tertimbun material longsoran.
Dikutip dari pernyataan resmi Basarnas, Direktur Operasi BASARNAS, Laksamana Pertama TNI Y. Bramantyo N., mengkonfirmasi seluruh personel telah dikonsolidasikan sejak pagi. “Pelaksanaan operasi di seluruh sektor pencarian dipastikan siap berjalan,” ujarnya.
Hari ketujuh operasi diwarnai harapan dengan kondisi cuaca yang relatif lebih kondusif. Bramantyo menyebut cuaca sebelumnya sempat menjadi kendala. “Kemarin pekerjaan di lapangan cukup terhambat oleh faktor cuaca. Mudah-mudahan hari ini kondisi lebih mendukung sehingga proses pencarian dapat dilakukan secara maksimal,” tuturnya.
Guna mempercepat pencarian, Basarnas mendatangkan tambahan dua unit excavator PC 200. Alat berat ini akan difokuskan untuk membuka material longsoran di area strategis, khususnya di perbatasan sektor A2 dan A3.

Meski ada penambahan alat berat, jumlah dan pembagian personel serta sektor pencarian tetap dipertahankan untuk menjaga efektivitas operasi.
Sebagai penutup, Bramantyo mengajak semua pihak mendoakan kelancaran operasi dan hasil terbaik bagi proses pencarian di Pasirlangu.