BANDUNG – Kerusuhan terjadi di kawasan persimpangan Baltos, Kota Bandung, pada Jumat malam, 1 Mei 2026. Sejumlah bangunan dan kontainer di area tersebut terbakar, menyebabkan kepanikan di kalangan warga sekitar.
Api pertama kali terlihat membesar sekitar pukul 19.30 WIB. Warga yang melintas maupun yang tinggal di dekat lokasi langsung berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.
Tim Dinas Kebakaran (Diskarat) Kota Bandung tiba di lokasi sekitar pukul 19.45 WIB. Petugas berjuang keras memadamkan api yang terus membesar.

Setelah berjuang selama setengah jam, api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.15 WIB. Petugas masih terus menyemprotkan air ke titik-titik panas untuk mencegah api kembali menyala.
Akibat insiden ini, arus lalu lintas di sekitar Baltos sempat ditutup total. Kemacetan panjang terjadi dari arah Jalan Surapati hingga Flyover Pasopati.
Petugas kepolisian bersama TNI langsung dikerahkan ke lokasi. Mereka membentuk garis polisi dan membatasi akses warga ke area yang terbakar.
Hingga pukul 21.00 WIB, jalur di atas Flyover Pasopati menuju Jalan Surapati sudah dapat dilalui kembali oleh kendaraan. Petugas masih memberlakukan buka tutup jalur secara situasional di sekitar persimpangan Baltos.
Polrestabes Bandung menerjunkan sedikitnya 50 personel gabungan Polri dan TNI. Mereka berjaga di titik-titik strategis untuk mencegah kerusuhan susulan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Ia juga meminta warga tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Hingga berita ini diturunkan pada pukul 22.15 WIB, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Tim Inafis Polri terlihat masih sibuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pihak berwenang juga belum merilis angka pasti kerugian materi akibat peristiwa ini. Namun, beberapa pemilik kontainer dan bangunan dilaporkan mengalami kerugian yang cukup besar.
