Kab. Bandung Barat, – Kapolres Cimahi, AKBP Niko N Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H.,mengonfirmasi bahwa ketujuh korban meninggal dalam bencana longsor di kaki Gunung Burangrang, Desa Pasirlangu, telah berhasil diidentifikasi. Proses identifikasi dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat yang khusus diterjunkan ke lokasi.
“Koordinasi di lapangan terus kami intensifkan agar proses evakuasi dapat berjalan optimal. Saat ini, ketujuh korban jiwa yang telah ditemukan berhasil dievakuasi dan teridentifikasi,” ujar AKBP Niko di lokasi bencana, Sabtu (24/1).
Meskipun proses identifikasi korban yang telah ditemukan telah selesai, operasi pencarian masih terus berlangsung untuk menemukan puluhan korban lainnya yang masih hilang. Berdasarkan data yang diterima petugas, sebanyak 83 orang hingga saat ini belum ditemukan.
Untuk memperluas jangkauan pencarian, personel Polri telah dikerahkan bersama dengan tim gabungan dari berbagai instansi. Selain itu, tim anjing pelacak (K9) juga telah diterjunkan guna membantu melacak keberadaan korban di antara material longsoran.
“Kami telah mengerahkan sekitar 60 personel dari Polres Cimahi dan polres sekitar. Selain itu, bantuan personel dari Polda juga terus datang untuk memperkuat operasi ini,” jelas AKBP Niko, menegaskan komitmen aparat dalam melanjutkan upaya pencarian dan evakuasi.