BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan BPJS Ketenagakerjaan menyalurkan santunan kematian serta bantuan biaya pengobatan bagi korban pengeroyokan di kawasan Pasar Induk Caringin, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Senin (26/10). Bantuan diberikan kepada tiga korban insiden yang terjadi Sabtu (24/10).
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan dua korban meninggal dunia, sementara satu korban masih menjalani perawatan medis dan operasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
“Kami bekerja sama dengan Baznas dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan santunan kematian dan santunan pengobatan bagi tiga korban. Satu orang sedang dioperasi di RSHS, dua orang sudah wafat dan dimakamkan, sementara satu orang lainnya sedang menjalani autopsi di RSUD Sartika Asih,” ujar Farhan.
Duka Cita dan Imbauan Keselamatan
Farhan menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya dua korban. Ia berdoa agar almarhum diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Farhan meminta jajaran kewilayahan, termasuk kecamatan dan kelurahan, meningkatkan perhatian terhadap keselamatan warga, terutama yang bekerja di lingkungan berisiko.
“Keselamatan warga Kota Bandung harus menjadi prioritas kita bersama,” tegasnya.
Proses Hukum Diserahkan ke Polisi
Terkait proses hukum, Farhan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian. Ia berharap Polsek dan Polrestabes Bandung segera mengungkap kasus serta menangkap pelaku yang melarikan diri. Penyaluran santunan diharapkan meringankan beban keluarga korban dan mendukung pembiayaan pengobatan korban yang masih dirawat.