BANDUNG – Satuan Lalu Lintas Polresta Bandung memastikan arus kendaraan di kawasan wisata Ciwidey berjalan lancar pada Selasa (24/3). Meski demikian, kepolisian menyiagakan rekayasa lalu lintas situasional guna mengantisipasi kepadatan hingga malam hari.
Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Ega Prayudi, mengatakan bahwa puncak arus wisata diprediksi terjadi pada siang hingga malam nanti. Saat ini, personel telah disebar di titik-titik rawan guna mengurai potensi penumpukan kendaraan.
“Kami akan berlakukan rekayasa situasional jika terjadi kepadatan. Apabila antrean sudah melebihi tiga hingga empat kilometer, kami akan terapkan sistem buffer dan contra flow,” ujar Kompol Ega di lokasi, Selasa (24/3).
Ia menjelaskan, sistem contra flow dilakukan dengan menambah jalur untuk memprioritaskan arus kendaraan dari arah tertentu. Misalnya, kendaraan dari arah atas diberikan tiga jalur, sementara dari arah bawah difokuskan ke satu jalur.
“Sistem buffer kami gunakan untuk menampung sementara arus kendaraan. Tujuannya agar tidak terjadi kemacetan total hingga ke jalur utama,” jelasnya.
Selain rekayasa lalu lintas, kepolisian juga mengerahkan personel secara terpusat di lokasi-lokasi wisata. Hal ini dilakukan untuk memecah kepadatan dan memastikan distribusi kendaraan tetap terkendali.
Kompol Ega menambahkan, volume kendaraan mulai terlihat meningkat sejak pukul 07.00 hingga 08.00 WIB pagi tadi. Namun, secara keseluruhan situasi lalu lintas di jalur wisata Ciwidey masih terkendali.
“Alhamdulillah, di hari H+ Lebaran ini belum ada kejadian laka lantas. Kami akan terus melakukan koordinasi pengamanan jalur hingga malam nanti,” pungkasnya.
Masyarakat yang hendak menuju kawasan wisata Ciwidey diimbau mematuhi arahan petugas di lapangan serta mempersiapkan perjalanan sejak dini untuk menghindari kepadatan.