BANDUNG BARAT – Musyawarah Daerah (Musda) V Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat (KBB) digelar di Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Kecamatan Padalarang, Minggu (2/8). Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas organisasi dan menyusun strategi menghadapi Pemilu dan Pilkada mendatang.

Musda dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Daniel Mutaqien Syafiuddin, Ketua DPD Golkar KBB Dadan Supardan, jajaran pengurus, kader, serta para tamu undangan.

Dinamika Internal Wajar, Bukan Perpecahan

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Daniel Mutaqien Syafiuddin, menegaskan dinamika menjelang Musda merupakan hal wajar dalam demokrasi internal partai.

Kalau di Golkar ada dinamika itu wajar, ini bukan perpecahan, biasa saja,” ujar Daniel.

Ia juga menanggapi isu pergantian Pengurus Kecamatan (PK) yang sempat mencuat. Setiap pergantian kepengurusan harus melalui mekanisme organisasi dan mendapat persetujuan satu tingkat di atasnya.

Kalau pergantian PK itu memang harus persetujuan satu tingkat di atasnya. Tidak bisa asal ganti, kecuali ada alasan yang berhalangan tetap,” tegasnya.

Target Naik Kursi dan Menang Pilkada

Daniel menegaskan target besar Golkar KBB adalah meningkatkan perolehan suara dan jumlah kursi legislatif dibanding Pemilu sebelumnya, serta meraih kemenangan di Pilkada.

Targetnya harus naik dari perolehan tahun sebelumnya. Untuk Bandung Barat harus ada kenaikan kursi yang signifikan,” katanya.

Perkuat Mesin Partai Hingga Desa

Ketua DPD Golkar KBB, Dadan Supardan, menyatakan Musda V menjadi forum strategis menentukan arah kepemimpinan partai sekaligus memperkuat semangat kebersamaan.

“Tentu harapan besar kita bahwa kegiatan Musda ini bisa berjalan secara baik, tetapi tetap menjunjung tinggi nilai-nilai musyawarah mufakat,” ujarnya.

Dadan berharap Musda menghasilkan pemimpin visioner yang mampu memperkuat organisasi dan mewujudkan target kenaikan kursi serta kemenangan Pilkada.

Ya, harapannya Golkar menang” pungkasnya.

Musda V diharapkan melahirkan kepengurusan solid, menjaga persatuan internal, dan mengantarkan Golkar meraih peningkatan kursi legislatif serta kemenangan di Pemilu dan Pilkada mendatang.