BANDUNG BARAT – Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memulai agenda kajian Ramadan perdana di lingkungan kantor setempat. Kegiatan yang digelar di Mushola Al Musawah, Gedung DPRD KBB, Jalan Cijamil, pada Senin (26/2/2024) itu menghadirkan Ketua DPRD KBB, H. Muhammad Mahdi, sebagai penceramah.

Mengusung tema “Maksimalkan Ibadah untuk Meraih Predikat Takwa”, kajian ini diikuti oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Sekretariat DPRD KBB. Kegiatan direncanakan berlangsung setiap Senin selama bulan suci Ramadan.

Dalam tausiahnya, Muhammad Mahdi menegaskan bahwa ibadah puasa merupakan fondasi utama untuk mencapai ketakwaan. Namun, ia mengingatkan agar jamaah tidak melupakan ibadah penunjang, khususnya sholat malam atau qiyamul lail.

“Yang paling substansial di bulan Ramadan adalah shaum (puasa). Allah berfirman, ‘Shaum lah kamu maka jadilah bertakwa,” ujar Mahdi mengutip intisari ajaran Alquran.

Lebih lanjut, politisi tersebut menjelaskan bahwa untuk menyempurnakan puasa, umat Islam dianjurkan untuk menegakkan qiyamu Ramadhan, seperti sholat tarawih dan sholat malam lainnya. Ia mengkritisi potensi umat yang hanya menjalankan rutinitas fisik tanpa menghayati makna ibadah.

“Jangan sampai qiyamu Ramadhan hanya sebatas capaian fisik atau sekadar merasa capek saja. Shaum dan qiyam adalah dua sarana utama yang diajarkan untuk mencapai derajat takwa,” tegasnya di hadapan para ASN.

Sementara itu, Sekretaris DPRD KBB, Ricky Riyadi, menyampaikan bahwa kajian ini merupakan program baru di Mushola Al Musawah. Ia bersyukur karena bersamaan dengan kegiatan perdana ini, DKM mushola juga telah resmi terdaftar di Kementerian Agama.

“Ini kegiatan baru di mushola kami. Alhamdulillah, DKM-nya sudah secara resmi terdaftar di Kementerian Agama, sehingga jika ada yang ingin berinfak melalui transfer, rekeningnya jelas atas nama DKM dan sesuai dengan ketentuan kementerian,” jelas Ricky.

Ricky berharap rangkaian kajian yang rencananya digelar sebanyak empat kali selama Ramadan ini dapat berdampak positif terhadap kinerja pegawai.

“Saya berharap dengan kajian ini, teman-teman di Setwan (Sekretariat DPRD) dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan kinerja pelayanan di kantor,” pungkasnya.