NGAMPRAH, – PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi memasang target tinggi untuk Pemilu dan Pilkada 2029. Tak hanya membidik kursi legislatif, partai berlambang moncong putih itu juga menargetkan kembali merebut kursi kepemimpinan di eksekutif.

Ketua DPC PDIP KBB, Tuti Turimayanti, mengungkapkan pihaknya menargetkan perolehan 12 kursi di DPRD KBB sekaligus memenangkan jabatan bupati pada kontestasi lima tahun mendatang.

“Kita bermimpi bisa mengulang keberhasilan dengan meraih 12 kursi di DPRD dan menjabat sebagai bupati. Namun secara rasional, kami menetapkan target minimal delapan kursi,” ujar Tuti dalam acara konsolidasi dan buka bersama struktur partai di Sekretariat DPC PDIP KBB, Kamis (12/3/2026).

Target ini menjadi tantangan besar bagi partai berlambang banteng tersebut. Berdasarkan catatan, PDIP KBB pernah meraih 12 kursi pada dua periode beruntun, yakni 2004-2009 dan 2009-2014. Namun, perolehan itu merosot tajam menjadi enam kursi pada periode 2014-2019, dan kembali turun menjadi lima kursi pada periode 2019-2024.

Untuk mengejar target tersebut, PDIP KBB mengandalkan semangat baru dari komposisi kepengurusan yang baru. Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, salah satunya dengan menggelar konsolidasi melalui Musyawarah Ranting (Musran) serta kunjungan langsung ke kader di 16 kecamatan selama bulan Ramadhan.

“Acara buka bersama ini dihadiri struktur DPC, sayap partai, badan partai, serta tokoh masyarakat KBB. Ini bagian dari silaturahmi sekaligus penguatan soliditas,” jelas politisi yang akrab disapa Maya itu.

Di sisi lain, persiapan menuju Pilkada 2029 juga mulai digodok. PDIP KBB telah menyiapkan satu nama kader potensial untuk diusung sebagai calon bupati, yakni Pamriadi yang saat ini menjabat sebagai Ketua Gerakan Tani dan Nelayan PDIP Jawa Barat.

“Kang Pamriadi sedang kami siapkan menjadi kandidat terbaik. Persiapan dilakukan jauh-jauh hari agar matang, termasuk memastikan ia dikenal luas, minimal di internal partai,” pungkas Tuti.