BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung mengucurkan anggaran Rp36,35 miliar untuk program Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP) bagi siswa SD dan SMP swasta. Selain itu, hampir 2.000 mahasiswa menerima bantuan total Rp6,87 miliar.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyampaikan hal tersebut saat memperingati Hari Pendidikan Nasional tingkat Kota Bandung di Balai Kota, Senin (4/5).
Farhan secara terbuka meminta DPRD dan media ikut mengawal realisasi anggaran agar tepat sasaran.
“Catat janji kami. Pastikan ini terealisasi tepat waktu,” tegasnya.
Upacara Hardiknas tersebut dipimpin langsung Farhan dan dihadiri unsur DPRD, Forkopimda, jajaran perangkat daerah, para guru, pelajar, serta ratusan pemain angklung dari PGRI.
Lima Kebijakan Strategis
Farhan memaparkan lima arah kebijakan strategis pendidikan di Kota Bandung
1. Digitalisasi sekolah
2. Peningkatan kesejahteraan guru
3. Penguatan literasi
4. Pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics)
5. Deep learning yang dikombinasikan dengan pendidikan karakter
Penguatan karakter dilakukan melalui kegiatan pembiasaan seperti pagi ceria, pramuka, dan penguatan kepemimpinan siswa.
Sekolah Inklusif dan Kesehatan Mental
Pemkot Bandung juga mendorong pendidikan inklusif dengan membuka akses bagi anak berkebutuhan khusus.
“Bandung akan mulai merintis sekolah inklusif. Ini bukan hal mudah, tapi harus kita lakukan,” ujar Farhan.
Kesehatan mental pelajar menjadi sorotan. Pemerintah mencatat puluhan ribu siswa di Kota Bandung menghadapi persoalan mental, mulai dari stres hingga depresi. Pemkot akan memperkuat peran guru Bimbingan Konseling (BK) melalui pelatihan serta kolaborasi dengan tenaga profesional.
Warga Diminta Awasi Penyaluran
Warga Kota Bandung diimbau ikut melakukan pengawasan penyaluran dana RMP, mulai dari tingkat sekolah hingga pelaporan jika ditemukan indikasi ketidaktepatan sasaran.
Dinas Pendidikan Kota Bandung wajib membuka informasi secara jelas kepada publik, meliputi data penerima manfaat, mekanisme penyaluran, serta laporan realisasi anggaran.
Farhan menegaskan, komitmen pemerintah harus dibuktikan melalui implementasi yang bersih dan tepat sasaran.
Penguatan Karakter dan Apresiasi Guru
Selain program bantuan, Pemkot Bandung memperkuat pendidikan karakter melalui kerja sama dengan TNI dan Polri dalam memberikan pelatihan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan di sekolah.
Di akhir sambutannya, Farhan menyampaikan apresiasi kepada para guru.
“Kepada anak-anakku, tetaplah semangat. Hari ini menentukan masa depan,” tutupnya.
