KABUPATEN BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajak seluruh pelaku seni dan budaya untuk terus menjaga, merawat, dan melestarikan kekayaan tradisi Sunda sebagai bagian dari identitas masyarakat Jawa Barat.

Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri Pagelaran Seni dalam Rangka Pelestarian Seni dan Budaya Sunda Tingkat Jawa Barat Tahun 2026 yang diselenggarakan bersama Dewan Pimpinan Pusat Paguyuban Seniman Seniwati Pasundan Jawa Barat di Gedung Budaya Soreang, Rabu (3/6/2026).

Dalam sambutannya, Dadang Supriatna menegaskan bahwa keberagaman seni dan budaya Sunda merupakan warisan luhur yang memiliki nilai tinggi dan harus terus dilestarikan oleh seluruh elemen masyarakat.

“Keberagaman seni Sunda adalah kekayaan yang tidak ternilai. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk merawat dan melestarikannya demi menjaga ketahanan budaya serta identitas daerah di tengah arus globalisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC PAMMI Kabupaten Bandung, Hj. Siti Maryanti, mengatakan seni budaya Sunda tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi generasi muda.

Menurutnya, kaderisasi pelaku seni dan penguatan pendidikan budaya perlu terus dilakukan agar generasi muda tidak kehilangan jati diri di tengah perkembangan zaman.

Sebagai bentuk komitmen pelestarian budaya, Pemerintah Kabupaten Bandung telah mewajibkan pengajaran bahasa dan budaya Sunda sebagai mata pelajaran muatan lokal di tingkat SD dan SMP. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penyusunan program pelestarian budaya jangka panjang, termasuk penyelenggaraan festival seni budaya secara berkala.

Bupati Bandung juga mengajak para pelaku seni untuk menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai budaya Sunda yang menjunjung kearifan lokal.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, seniman, budayawan, dan masyarakat, pelestarian seni budaya Sunda diharapkan terus berkembang dan menjadi fondasi dalam membangun karakter bangsa serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.