KOTA BANDUNG – Sebanyak 150 siswa dari berbagai daerah di Jawa Barat akan mengikuti Pendidikan Karakter Pancawaluya di Markas Komando (Mako) TNI Cilandak selama 14 hari ke depan.

Persiapan pelepasan siswa dilakukan di Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar, Kota Bandung, Rabu (20/5). Sebuah pesan disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jabar, Purwanto, agar para peserta memanfaatkan program tersebut sebagai ruang pembentukan disiplin, tanggung jawab, dan karakter.

“Selama 14 hari di sana, kalian akan mendapatkan pengalaman, pendidikan, dan cara hidup yang baru. Mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi, kalian akan diatur oleh tentara,” ujar Kadisdik.

Ke-150 siswa tersebut disebut berasal dari tujuh kabupaten/kota. Rinciannya, Kabupaten Bandung (11 siswa), Kabupaten Bandung Barat (1 siswa), Kabupaten Karawang (4 siswa), Kabupaten Purwakarta (17 siswa), Kota Bandung (104 siswa), Kota Bekasi (1 siswa), dan Kota Cimahi (12 siswa).

Para siswa akan dibiasakan hidup disiplin dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Pengalaman tersebut dinilai sebagai bekal penting dalam membangun mental dan tanggung jawab untuk masa depan.

Program tersebut ditegaskan oleh Kadisdik dilaksanakan melalui kerja sama antara sekolah dan orang tua demi membentuk kebiasaan positif bagi para siswa.

“Kalian di sana untuk mendapatkan pengalaman baru. Nanti bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah. Kalian akan menjadi saudara dan dididik bersama-sama,” katanya.

Sebuah harapan disampaikan oleh Kadisdik agar para siswa dapat kembali dengan perubahan sikap yang lebih baik setelah mengikuti pendidikan tersebut.

“Pulang dari sana harus ada perubahan. Harus lebih disiplin, tahu mana yang baik dan buruk, mana yang harus dilakukan, dan mana yang tidak boleh dilakukan,” tegasnya.

Para siswa juga diingatkan untuk menjaga kepercayaan orang tua yang telah mendukung mereka. Perhatian dan kasih sayang orang tua disebut sebagai hal yang harus dihargai oleh setiap siswa.

“Jangan sia-siakan cinta orang tua kalian. Jaga nama baik orang tua, nama baik diri sendiri, dan nama baik Provinsi Jawa Barat,” pesannya.

Program tersebut dinyatakan sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah sebagai bentuk investasi pendidikan karakter bagi generasi muda Jawa Barat. Para siswa diminta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh agar memberikan dampak positif bagi kehidupan mereka ke depan.

Sebuah doa juga dipanjatkan oleh Kadisdik agar seluruh peserta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, disiplin, dan memiliki budi pekerti yang baik.