BANDUNG – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung resmi menyambut 894 mahasiswa baru melalui Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 di Gedung Serba Guna USB YPKP Bandung, Sabtu (19/9). Mengusung tema “Generasi Berdampak yang Adaptif, Kolaboratif, dan Berintegritas Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum pembekalan mahasiswa menghadapi perubahan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto dalam sambutan virtual menyatakan mahasiswa memiliki peran lebih besar dari sekadar menempuh pendidikan.

“Mahasiswa diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi diri sendiri, masyarakat, dan bangsa. Untuk itu, bermimpilah besar, beranilah melangkah, berkaryalah tanpa henti,” ujar Brian.

Rektor Tekankan Adaptasi, Kolaborasi, dan Integritas

Rektor USB YPKP Bandung, Prof. Diana Sari, S.E., M.Mgt., Ph.D., menegaskan keberhasilan pendidikan tinggi tidak semata ditentukan prestasi akademik, melainkan kemampuan melahirkan lulusan yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Sebagai mahasiswa USB YPKP, saudara diharapkan memiliki kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membangun kolaborasi, serta menjunjung tinggi integritas,” kata Prof. Diana.

USB YPKP juga mendorong budaya kampus berkelanjutan melalui program Green Campus, dengan ajakan mengurangi plastik sekali pakai, membawa tumbler, memilah sampah, dan menghemat energi. Kampus berencana mengikuti UI GreenMetric agar capaian tersebut terukur.

Terkait jumlah mahasiswa, Prof. Diana mengakui 894 mahasiswa baru masih di bawah target dan menjadi tantangan untuk tahun depan.

Dharma Pongrekun Ajak Mahasiswa Berdaulat dalam Berpikir

Narasumber PKKMB 2026, Komjen Pol. (Purn.) Dr. Dharma Pongrekun, S.I.K., M.M., M.Hum., menyoroti pentingnya kemandirian berpikir dan pengenalan jati diri.

“Jangan biarkan pola pikir kita diperbudak, jangan biarkan pola pikir kita dijajah. Karena kemerdekaan manusia dimulai dari kedaulatan pikirannya,” kata Dharma.

Ia berharap nilai Sangga Buana sebagai penyangga alam semesta tumbuh di kalangan mahasiswa dan mendorong mereka menjadi bagian dari perubahan.

Tujuh Mahasiswa Internasional Bergabung

Wakil Rektor III USB YPKP, Dr. Nurhaeni Sikki, S.A.P., M.A.P., mengungkapkan tujuh mahasiswa internasional bergabung tahun akademik ini, berasal dari Somalia, Kenya, dan Sudan, tersebar di beberapa program studi. Ketua Yayasan YPKP, Prof. Dr. H. Ricky Agusiady, menyebut penerima KIP mencapai hampir 69 persen dan program Bakti Sangga Buana sekitar 30 persen.

Melalui PKKMB 2026, USB YPKP menempatkan mahasiswa baru sebagai calon generasi yang mampu beradaptasi, berkolaborasi, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.