CIMAHI, – Kepolisian Resor Cimahi mulai memetakan titik-titik rawan kemacetan di wilayah Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat dalam rangka mengantisipasi lonjakan volume kendaraan pada arus mudik Lebaran. Kawasan Lembang menjadi perhatian khusus karena diprediksi mengalami peningkatan kepadatan signifikan.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurullah Adi Putra mengungkapkan pihaknya telah menyiapkan sejumlah skenario pengaturan lalu lintas, termasuk penerapan sistem satu arah atau one way secara sepenggal di perbatasan menuju Lembang.

“Kami telah menyiapkan pola pengaturan arus lalu lintas, termasuk penerapan one way sepenggal dari batas wilayah Lembang untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan,” kata Niko di Cimahi, Jumat (6/3/2026).

Menurut dia, tingginya minat masyarakat berwisata ke Lembang usai Lebaran menjadi faktor utama potensi kemacetan di jalur tersebut. “Setiap tahun Lembang menjadi magnet wisata bagi masyarakat setelah bersilaturahmi. Karena itu potensi kepadatan kendaraan perlu diantisipasi sejak dini,” ujarnya.

Selain jalur menuju Lembang, simpang Cimareme juga masuk dalam daftar titik rawan macet. Lokasi tersebut merupakan pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah yang kerap padat saat libur panjang.

Untuk mengatasi hal itu, Polres Cimahi akan menerjunkan personel tambahan di sejumlah titik strategis seperti Cimareme dan Tagog Apu. Petugas akan melakukan pengaturan arus serta rekayasa lalu lintas secara situasional.

“Di titik-titik rawan seperti Cimareme dan Tagog Apu, personel disiagakan untuk melakukan pengaturan dan rekayasa arus sesuai situasi yang terjadi,” jelas Niko.

Dalam Operasi Ketupat 2026, Polres Cimahi menyiapkan 11 pos pengamanan yang tersebar di berbagai lokasi strategis. Dua posko terpadu juga akan didirikan untuk mendukung pelayanan masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran.

Pihak kepolisian memperkirakan peningkatan arus mudik mulai terasa 11 hingga 12 hari sebelum Lebaran. Kebijakan libur panjang dan libur sekolah disebut bakal mendorong mobilitas masyarakat ke berbagai daerah tujuan.