BANDUNG BARAT – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Syifa Purnama Dewi, menyerap aspirasi warga terkait tiga isu utama, yaitu irigasi, infrastruktur jalan rusak, dan pemberdayaan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan reses masa sidang II tahun 2026 itu digelar di Perum Puspa Regency, Kecamatan Batujajar, Minggu (8/3/2026).

Politisi Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Batujajar, Cihampelas, Cililin) itu menyebutkan, dua kebutuhan mendesak yang paling banyak disuarakan warga adalah perbaikan jalan dan pembangunan irigasi untuk lahan pertanian.

“Contohnya, aspirasi masyarakat tadi ada yang mengusulkan terkait pengairan, dan perbaikan jalan yang menjadi kebutuhan masyarakat,” ujar Syifa.

Menanggapi usulan infrastruktur, Syifa yang duduk di Komisi II mengakui bahwa kewenangan perbaikan jalan sebagian besar berada di tangan pemerintah daerah. Meski begitu, ia berkomitmen untuk memperjuangkan usulan tersebut dan siap membantu warga dalam pemenuhan persyaratan teknis pengajuannya.

Di luar sektor infrastruktur, legislator tersebut juga mendorong penguatan UMKM sebagai penggerak perekonomian masyarakat. Ia berjanji akan memfasilitasi agar program-program pemberdayaan UMKM dapat terserap dan dirasakan langsung manfaatnya oleh konstituen.

“Saya akan berusaha agar program-program UMKM bisa terserap oleh masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung,” jelasnya.

Syifa menegaskan bahwa reses adalah momentum strategis untuk mendengar langsung kebutuhan rakyat. Seluruh aspirasi yang masuk akan menjadi bahan perjuangannya dalam pembahasan kebijakan di DPRD.

“Ini adalah wajah dari Dapil IV yang mewakili tiga kecamatan kita. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan bersama ini bernilai ibadah dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.