Bandung,– Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menjalin kemitraan dengan sejumlah kelompok tani untuk menggarap lahan jagung seluas 750 hektar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan dan swasembada pangan nasional.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyatakan penanaman perdana telah dimulai pada Kamis (29/1). “Pada semester ini dengan luas 750 hektare, hari ini mulai dilakukan penanaman,” ujarnya.

Rudi menegaskan, inisiatif ini merupakan bentuk komitmen Polda Jabar dalam mewujudkan program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya di bidang swasembada pangan.

“Kami berkomitmen menjaga swasembada pangan di wilayah Jawa Barat. Polda menggandeng berbagai pihak, mulai dari dinas terkait, Bulog, hingga kelompok tani,” jelasnya.

Untuk mendukung kelancaran program, Polda Jabar memberikan berbagai bantuan kepada petani mitra. Salah satunya kepada Kelompok Tani dari Cikalong Wetan yang mendapat fasilitas alat pertanian (alsintan).

“Bantuan yang diberikan mulai dari bibit, pupuk, alsintan, hingga pendampingan. Dengan demikian, kelompok tani bisa lebih mudah mengelola tanamannya hingga masa panen,” kata Rudi.

Ia juga mengungkapkan bahwa Polda Jabar telah menyiapkan infrastruktur pendukung, seperti gudang penyimpanan di Indramayu dan Subang, yang dapat digunakan untuk menyimpan hasil panen bahan pangan.

Keterlibatan institusi kepolisian dalam sektor pertanian ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam penguatan ketahanan pangan di tingkat regional, sekaligus menjadi model kolaborasi antar-pemangku kepentingan.